Berita PKS

Diadvokasi Legislator PKS, Jalan Meteorologi Medan Akhirnya Dilebarkan

13 Oct 2017 | 10:46 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Medan (13/10) - Setelah sekian lama diusulkan warga, Jalan Meteorologi di Kecamatan Medan Tembung akhirnya akan dilebarkan. Hal ini dibenarkan Lurah Indra Kasih, Nimelda Purba, saat menerima kunjungan lapangan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan Jumadi. 

"Alhamdulillah kami sudah mengajukan ini ke Pemko Medan sesuai dengan keinginan warga agar Jalan Meteorologi bisa dilebarkan," jelas Nimelda Purba di Medan pada Kamis (12/10/2017). 

Terkait dengan usulan warga ini, pihak kelurahan sudah dipanggil ke Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan dan rencananya 2018 jalan ini akan dilebarkan.

"Kami sendiri sudah rapat di Dinas PKPPR, dan insya Allah jalan ini akan dilebarkan tahun depan," jelasnya seraya mengatakan panjang Jalan Meteorologi yang akan dilebarkan ini sepanjang 350 meter. Nimelda juga mengatakan, kondisi jalan ini sudah sangat layak dilebarkan karena tingginya intensitas kendaraan saat pagi dan sore hari, dimana warga dari Deliserdang yang akan bekerja ke Medan kerap melewati kawasan ini.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Jumadi mengatakan permohonan pelebaran jalan ini sudah disampaikan jauh-jauh hari oleh warga karena kondisi jalan yang sempit. "Jalannya sempit, sementara arus kendaraan sangat padat. Makanya warga mengusulkan agar jalan ini dilebarkan," jelasnya.

Fraksi PKS sendiri sudah menyampaikan persoalan ini agar bisa ditampung di APBD 2018 sehingga prosesnnya bisa segera dilakukan. "Fraksi sendiri sudah menyampaikan usulan warga ini dalam forum resmi di DPRD. Kita sangat berharap bisa segera direalisasikan," harapnya.

Dalam prosesnnya, Jumadi mengakui usulan warga nyaris ditolak karena Pemko Medan tidak mengakui status jalan meteorologi sebagai jalan Kota. Namun setelah ada penjelasan dari Balai Besar jalan, Pemko Medan akhirnya mengakui sebagai jalan Kota.

"Semula mereka (Pemko-red) mengira jalan ini jalan nasional. Setelah turun ke lapangan dan dijelaskan oleh pihak Balai Besar Jalan, status jalan ini ternyata jalan Kota. Makanya kita teruskan usulan warga ini agar segera dituntaskan," ucap Jumadi.

Sementara itu, Zul Sikumbang warga di Jalan Meteorologi mengakui kondisi arus lalu lintas di kawasan ini sangat parah pada pagi hari. Kemacetan panjang di kawasan ini kerap terjadi karena pertemuan arus lalulintas dengan jalan Willem Iskandar. "Saya pernah terjebak 2,5 jam hanya melewati jalan ini saja," jelasnya.


Berita Terkait