Berita PKS

Dewan Berharap Program Umroh Marbot Masjid dan Majelis Taklim Dapat Terus Dilaksanakan

09 Oct 2019 | 10:35 WIB

Share: Facebook Twitter WhatsApp Telegram

thumbnail Aleg DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Solikhah

Jakarta (09/10) -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta berharap, program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberangkatkan umroh marbot masjid dan majelis taklim dapat terus dilaksanakan. Hal ini dikatakan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Solikhah di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih Jakarta, Jum’at (4/10/2019).

Sebagai partai pengusung Gubernur, PKS berharap program ini dapat terus dilaksanakan dengan baik. “Karena ini salah satu program keumatan yang diperjuangkan oleh PKS bersama komponen umat lainnya,” kata Solikhah.

Solikhah melanjutkan, dirinya juga bangga dan bersyukur karena janji-janji gubernur pada saat kampanye, sebagian bisa ditunaikan. Karena merupakan janji, tentunya harus ditunaikan untuk menuju maju kotanya, bahagia warganya.

“Membahagiakan warganya melalui peningkatan hal yang relijius, karena itu merupakan hal yang mendasar,” ucap Solikhah kembali.

Menurut wanita yang juga seorang pemerhati pendidikan dan keluarga ini menambahkan, di dalam lagu Indonesia Raya, dimulai dari bangunlah jiwanya baru bangunlah badannya. “Inilah salah bukti bahwa gubernur kita sangat memperhatikan bagaimana mengapresiasi warganya dan meningkatkan ruhaninya,” sambung ibu yang karib disapa Lilik ini.

Harapannya, masih menurut Lilik, ketika umroh itu sudah dilaksanakan yang diberikan kepada 267 marbot masjid dan majelis taklim se-DKI Jakarta ini, berharap adanya peningkatan secara signifikan ruhani dan pelayanannya kepada umat, sehingga para marbot masjid dan majelis taklim punya tanggung jawab terhadap umat bisa lebih baik.

Solikhah juga mengatakan, ini adalah salah satu perjuangan PKS bersama dengan komponen umat, “Agar kita bersama-sama membangun Jakarta dimulai dari meningkatkan kesadaran ibadah dan kemudian hasilnya adalah menuju kepada masyarakat yang bersatu, berbudaya dan bermartabat,” pungkas Lilik. (als/zak/fpksjakarta)


Berita Terkait