Berita PKS

Anis Matta Disambut Hangat Para Pendeta dan Tokoh Katolik NTT

16 Feb 2014 | 14:20 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

NTT – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta disambut oleh Pendeta Yohanes, sejumlah tokoh agama dan masyarakat, serta jajaran pengurus DPW PKS Nusa Tenggara Timur (NTT) saat tiba di Ende, NTT, Sabtu (15/2/2014). Acara penyambutan kunjungan Presiden PKS ini juga dimeriahkan dengan tarian adat setempat.

“Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Ende, sekaligus merupakan provinsi ke-31 yang saya kunjungi sejak diamanahkan memimpin PKS,” kata Anis.

Kunjungan ke Ende, jelas Anis, merupakan kelanjutan rangkaian  konsolidasi partai serta merupakan bagian dari gerakan silaturahim ke berbagai kalangan masyarakat.

“Ini kegiatan yang secara terus-menerus saya lakukan. Hal yang sama juga saya perintahkan kepada kader PKS di seluruh wilayah republik tercinta ini,” ungkap Anis.

Anis lalu menyampaikan harapan capaian politik PKS pada pemilu 2014.

“Untuk Provinsi NTT, saya berharap ada lompatan capaian yang lebih besar daripada pemilu sebelumnya. Setidaknya saya berharap PKS NTT ini bisa ‘pecah telur’ dan dapat mengantar calegnya duduk di Senayan pada periode ini,” tutur Anis. “Saya juga berharap, provinsi ini bisa menjadi salah satu dari empat provinsi yang akan menjadi etalase politik bagi PKS, selain Bali, Sulawesi Utara, dan Papua,” tambahnya.

Dalam kunjungan dua hari ini, 15-16 Februari 2014, Anis Matta akan mengikuti acara Dialog Kebangsaan, menyapa masyarakat, dan mengunjungi situs bersejarah di Ende.

Lagu PKS Dinyanyikan Paduan Suara Gereja

Dialog Kebangsaan yang bertema “Membangkitkan Semangat Kepahlawanan” dibuka dengan sedikit berbeda. Lagu PKS yakni  “Cinta, Kerja, Harmoni” dan “Mars PKS” yang biasanya dinyanyikan oleh para kader, pada kesempatan kali itu dinyanyikan oleh paduan suara Spiritus Santos.

“Saya merasa takjub dan senang sekali mendengarnya. Saya telah beberapa kali mendengar dua lagu ini dibawakan, tapi malam ini saya mendengar versi yang jauh lebih merdu dari yang pernah saya dengar sebelumnya,” ungkap Anis mengapresiasi.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam sambutan berharap PKS bisa mengokohkan diri dari partai kader menjadi partai yang lebih merangkul mayoritas bangsa ini. “Jika itu dapat dilakukan, maka PKS NTT akan mendapat amanah yang besar dari rakyat untuk mengawal perjalanan republik ini." Ungkap Frans.