Berita PKS

Aleg PKS akan Tetap Perjuangkan Janji-janji Kampanye

12 Jul 2019 | 10:52 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail Wakil Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi

Jakarta (11/07) -- Guna menciptakan Calon Anggota Legislatif yang berkualitas, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) undang seluruh Caleg terpilih diagenda pembekalan Caleg pada Agustus mendatang.

Wakil Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi menjelaskan agenda pembekalan tersebut akan diisi oleh berbagai materi yang disampaikan oleh jajaran pimpinan PKS hingga bidang-bidang terkait.

"Beberapa materi akan diberikan kepada peserta, diantaranya adalah falsafah berdirinya partai, tugas kedewanan, serta materi kehumasan dimana peserta dibekali ilmu mengelola kehumasan fraksi maupun kehumasan mereka sebagai anggota legislatif, acara akan diisi oleh Ketua Majelis Syuro, Wakil Ketua Majelis Syuro, Presiden PKS, dan bidang-bidang terkait, diantaranya ada Humas dan DPTP," kata Dedi, Kamis (11/07/2019) di Jakarta.

Sebagai mandatoris partai, Dedi menurutkan caleg-caleg terpilih juga akan didorong untuk turut aktif dalam memperjuangkan empat janji kampanye yang telah dirilis PKS pada pemilu 2019.

"Seperti yang sudah disampaikan, dulu kita memiliki empat janji kampanye ya, ada penghapusan pajak sepeda motor, pemberlakuan SIM seumur hidup, undang-undang perlindungan ulama dan penghapusan pajak untuk penghasilan dibawah delapan juta. Ini merupakan janji kita yang harus terus dikawal untuk masyarakat. Kita akan bahas juga terkait strategi dan roadmap kita untuk merealisasikan janji-janji tersebut," ungkapnya.

Selain itu, Dedi menambahkan pada agenda pembekalan tersebut seluruh caleg terpilih juga akan diminta kembali komitmennya untuk senantiasa memperjuangkan kepentingan rakyat besama partai.

"Akan diminta komitmen penuh Aleg kepada partai. Dimana mereka adalah mandatoris partai yang tidak mungkin jadi aleg jika tidak dimajukan oleh partai. Sehingga, strategi dan langkahnya harus sejalan dengan partai untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan di masyarakat," tutup Dedi.