Berita PKS

Aher: Pesantren Wajib Dilestarikan di Negeri Ini

26 Oct 2017 | 11:26 WIB

Share: Facebook Twitter Google+ WhatsApp Telegram

thumbnail

Bandung (26/10) -- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menilai pesantren wajib dilestarikan di negeri ini. Karena, menurut pria yang akrab disapa Aher ini, hanya pesantren yang memungkinkan bisa mencetak dua keilmuan yaitu keilmuan agama dan ilmu pengetahuan.

"Nggak ada lembaga lain yang bisa menciptakan ilmu yang seimbang dunia dan akhirat selain pesantren yang isinya ada santri dan ulama. Jadi, wajib melestarikan pesantren. Pesantren ini, harus ada selamanya di negeri ini," ujar Aher saat memberikan sambutan di Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 Tingkat Jawa Barat, Kamis, (26/10).

Aher mengaku, ia sempat menegur beberapa pesantren. Karena, tadinya pesantren tersebut tradisional kemudian berubah menjadi modern dan menghilangkan iklim pendidikan pesantrennya.

"Saya menegur karena ini salah. Jangan karena dibuat jadi ada sekolahnya lalu pesantrennya hilang," katanya.

Keberadaan pesantren ini, kata dia, tak boleh hilang dari kehidupan sosial. Karena, pesantren mendorong kemajuan. Yakni, dengan penguasaan ilmu agama dan teknologi maka kehidupan akan seimbang dunia dan akhirat.

"Sampai masa kepemimpinan saya berakhir, perhatian pada pesantren akan saya tingkatkan. Mudah-mudahan, gubernur yang akan datang juga memberi perhatian pada santri dan pesantren," katanya.

Aher berharap, santri dan ulama harus bisa menjadi yang terdepan dalam mengisi kemerdakaan ini. Karena, Indonesia akan semakin maju kalau santri dan ulama berperan.Dalam pesantren ini, isinya ilmu baik atau buruk, halal atau haram. Ini, merupakan tata nilai yang membuat kita hidup terarah sampai akhirat.

"Insya allah Indonesia akan semakin maju dan santri adalah insan peradaban," katanya.

Dikatakan Aher, semua santri pun harus siap dengan tantangan zaman yang terus bergulir. Peradaban, sekarang tak bisa hanya dibuat oleh ilmu agama saja. Namun, harus ada ilmu yang mendukung kemajuan. Jadi, santri harus menguasai juga ilmu pengetahuan dan teknologi.

" Kalau santri bisa menghadirkan dua keilmuan maka akan melahirkan dua peradaban. Saya yakin, akan hadir Indonesia hebat yang dipimpin oleh para santri dan ulama," katanya.

Sumber: Republika.co.id